PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT MELALUI STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PELAUT DI INDONESIA

Indonesian

Authors

  • Cut Intan Keumala Universitas Malikussaleh
  • Sapna Biby Universitas Malikussaleh
  • Husaini Universitas Malikussaleh
  • Faisal Matriadi Universitas Malikussaleh
  • Yanita Universitas Malikussaleh
  • Darmawati Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.55601/jwem.v16i02.2091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan Work-Life Balance terhadap Burnout melalui stres kerja sebagai variabel mediasi pada awak kapal dari Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh yang bekerja di industri pelayaran. Fenomena Burnout di sektor maritim menjadi isu krusial mengingat tingginya tuntutan pekerjaan dan rendahnya Work-Life Balance yang dialami pelaut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan BurnoutPartial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dan Burnout, sementara Work-Life Balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja dan Burnout. Stres kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh beban kerja dan Work-Life Balance terhadap Burnout. Temuan ini memperkuat Job Demands-Resources (JD-R) Theory dalam menjelaskan fenomena Burnout di sektor maritim Indonesia dan memberikan implikasi penting bagi pengelolaan sumber daya manusia di industri pelayaran

Downloads

Published

31-10-2026